Manajemen gangguan mobilitas fisik melalui latihan range of motion pada lansia pascastroke
Background: Older adults are vulnerable to degenerative diseases, including stroke, which can cause long-term functional impairments. A common problem among older adults after a stroke is impaired physical mobility due to muscle weakness, joint stiffness, and reduced motor coordination. If not properly managed, this condition may lead to complications such as contractures, risk of pressure ulcers, and increased dependence on family members. Range of Motion (ROM) exercises are a nursing intervention aimed at maintaining and improving joint movement and physical mobility in older adults.
Purpose: To describe gerontological nursing care for elderly stroke survivors with physical mobility impairments through the application of Range of Motion (ROM) exercises based on the SDKI, SLKI, and SIKI approaches.
Methods: A descriptive case study design was used, following the nursing care process, involving Mr. P, a 70-year-old older adult male. Data were collected through interviews, observations, and physical examinations during home visits. The assessment included daily living activities using the Katz Index of Independence in Activities of Daily Living (ADL), pressure ulcer risk, and physical mobility. Nursing diagnoses, outcomes, and interventions were established based on the Indonesian Nursing Diagnosis Standards (SDKI), Indonesian Nursing Outcome Standards (SLKI), and Indonesian Nursing Intervention Standards (SIKI). The main intervention consisted of active and passive Range of Motion (ROM) exercises with family assistance.
Results: The assessment results showed that Mr. P experienced limited movement, stiffness, and weakness in his left extremities, causing partial dependence in daily activities. The nursing diagnosis was Physical Mobility Impairment (D.0054) with Physical Mobility as the nursing outcome (L.05042). After performing ROM exercises, the client appeared more comfortable when moving, had more flexible joint range of motion, and increased participation in mobilization activities with the help of family members.
Conclusion: The application of Range of Motion (ROM) exercises in gerontological nursing care is effective in helping to improve physical mobility in elderly people after a stroke. Nurses are expected to apply standardized nursing care based on SDKI, SLKI, and SIKI and involve families to support the success of the intervention.
Keywords: Elderly; Geriatric Nursing; Physical Mobility Disorders; Range of Motion; Stroke.
Pendahuluan: Lanjut usia rentan mengalami penyakit degeneratif, salah satunya stroke, yang dapat menyebabkan gangguan fungsi jangka panjang. Masalah yang umum dialami lansia pasca stroke adalah gangguan mobilitas fisik akibat kelemahan otot, kekakuan sendi, dan penurunan koordinasi gerak. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi seperti kontraktur, risiko dekubitus, dan peningkatan ketergantungan terhadap keluarga. Latihan Range of Motion (ROM) merupakan intervensi keperawatan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan gerak sendi serta mobilitas fisik lansia.
Tujuan: Untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan gerontik pada lansia pasca stroke dengan gangguan mobilitas fisik melalui penerapan latihan Range of Motion (ROM) berdasarkan pendekatan SDKI, SLKI, dan SIKI.
Metode: Desain studi kasus deskriptif menggunakan pendekatan proses asuhan keperawatan pada Tn. P, lansia laki-laki berusia 70 tahun yang tinggal di Padukuhan Bendungan, Sidoagung, Godean, Sleman, Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik saat kunjungan rumah. Pengkajian meliputi aktivitas sehari-hari menggunakan Katz Index of Independence in Activities of Daily Living (ADL), risiko dekubitus, dan kemampuan mobilitas fisik. Diagnosis, luaran, dan intervensi ditetapkan berdasarkan SDKI, SLKI, dan SIKI. Intervensi utama berupa latihan Range of Motion (ROM) aktif dan pasif dengan pendampingan keluarga.
Hasil: Pengkajian menunjukkan Tn. P mengalami keterbatasan pergerakan, kekakuan, dan kelemahan pada ekstremitas kiri sehingga menyebabkan ketergantungan sebagian dalam aktivitas sehari-hari. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah Gangguan Mobilitas Fisik (D.0054) dengan luaran keperawatan Mobilitas Fisik (L.05042). Setelah dilakukan latihan ROM, klien tampak lebih nyaman saat bergerak, rentang gerak sendi lebih fleksibel, dan partisipasi dalam aktivitas mobilisasi meningkat dengan bantuan keluarga.
Simpulan: Penerapan latihan Range of Motion (ROM) dalam asuhan keperawatan gerontik efektif dalam membantu meningkatkan mobilitas fisik pada lansia pasca stroke. Perawat diharapkan dapat menerapkan asuhan keperawatan terstandar berbasis SDKI, SLKI, dan SIKI serta melibatkan keluarga untuk mendukung keberhasilan intervensi.
Kata kunci: Gangguan Mobilitas Fisik; Keperawatan Gerontik; Lansia; Stroke; Range of Motion.
-
Agustina, M., & Marsia. (2025). Efektivitas Range of Motion (ROM) dalam mencegah kontraktur pada lansia stroke di wilayah kerja Puskesmas Singkawang Utara 1. Scientific Journal of Nursing Research, 7(1). https://doi.org/10.30602/sjnr.v7i1.1825
-
Anggraeni, R. D., Primanda , Y., & Badriyah. (2025). Studi Kasus: Pegaruh Intervensi Latihan Rentang Gerak (Range Of Motion) Dan Genggam Bola Karet Pada Pasien Stroke Non Hemoragik. Jurnal Online Keperawatan Indonesia, 8(1), 8–15. https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/Keperawatan/article/view/5918
-
Ariga, F. A., & Sari, Y. (2025). Pengaruh Latihan Range Of Motion (ROM) terhadap Peningkatan Kekuatan Otot pada Pasien Stroke. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Holistik, 1(2), 64-72. https://doi.org/10.65386/jkkh.v1i2.29
-
Kartikasari, D., Syifa, F., & Sutanti. (2025). Peningkatan kekuatan otot pasien stroke non hemoragik dengan latihan Range of Motion (ROM) pasif. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 7(2). https://doi.org/10.59030/jkbd.v7i2.111
-
Kasmad. (2025). Dukungan keluarga sebagai katalisator rehabilitasi: Pengaruhnya terhadap motivasi untuk melakukan latihan rentang gerak (ROM) pada pasien pasca stroke. INDOGENIUS, 3(3), 581–586. https://doi.org/10.56359/igj.v3i3.740
-
Manila, L. G. A., Riyadi, S., & Prayitno, S. (2024). Efektivitas Latihan Rentang Gerak dalam Meningkatkan Kekuatan Otot pada Lansia dengan Gangguan Mobilitas Fisik di BPSTW Budi Luhur DIY. Jurnal Indonesia Sehat, 3(3), 136-140. https://doi.org/10.58353/jurinse.v3i3.260
-
Mauliddiyah, D., Ulfah, M., & Siwi, A. S. (2022). Asuhan keperawatan dengan masalah gangguan mobilitas fisik pada pasien stroke non hemoragik (SNH). Journal of Management Nursing, 2(1). https://doi.org/10.53801/jmn.v2i1.74
-
Muhanifah, L. M., & Susilo, T. S. (2025). Pengelolaan Gangguan Mobilitas Fisik Dengan Range Of Motion Pasif Kombinasi Mirror Therapy Pada Stroke Iskemik di Rs. Soerojo Magelang: Management of Physical Mobility Impairment Using Passive Range of Motion Combined with Mirror Therapy in Ischemic Stroke Patients at Soerojo Hospital, Magelang. Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran, 4(2), 122-131. https://doi.org/10.55018/jakk.v4i2.83
-
Nugraheni, F., & Anita, D. C. (2025). Studi Kasus Keperawatan: Gangguan Mobilitas Fisik Pada Pasien Stroke Non-Hemoragik. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas' Aisyiyah Yogyakarta (Vol.3,532-539). https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/1304
-
Nur, S., Wardoyo, E., Al Farisi, M. F., & Prawibowo, H. (2025). Pengaruh Penerapan Rom Pasif Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Non-Hemoragik: The Effect Of Passive Rom Application On Increasing Muscle Strength In Non-Hemorrhagic Stroke Patients. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 7(2), 173-181. https://doi.org/10.59030/jkbd.v7i2.184
-
Nurani, R. D., & Khomsah, I. Y. (2024). Pengaruh Latihan Range Of Motion (ROM) Dengan Bola Karet Terhadap Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Non Hemoragik: The Effect Of Range Of Motion (Rom) Exercise With Rubber Balls On Muscle Strength In Non-Hemorrhagic Stroke Patients. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 6(2), 18-23. https://doi.org/10.59030/jkbd.v6i1.108
-
Pangripta, G., Rosidawati, I., Maulana, A. P., & Puspita, D. (2025). Penerapan Intervensi Range Of Motion (Rom) Aktif Pada Pasien Stroke Dengan Gangguan Mobilitas Fisik Di Ruang Instalasi Gawat Darurat. Tasikmalaya Nursing Journal, 3(01), 8-17. https://doi.org/10.37160/tnj.v3i01.792
-
Parmin, S., Rosadi, E., Harisandy, A., & Safitri, S. W. (2025). Efektifitas Latihan Range Of Motion (Rom) Terhadap Kekuatan Otot Pada Penderita Stroke Di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(5), 2322-2328. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i5.2703
-
Putra, R. F. P., & Hidayah, N. (2024). Studi Kasus: Pencegahan Risiko Luka Tekan pada Lansia Stroke dengan Tirah Baring di Keluarga. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 11(9), 1800-1807. https://doi.org/10.33024/jikk.v11i9.14719
-
Putri, A. A., & Binoriang, D. P. (2025). Latihan Range of Motion (ROM) dan Kompres Hangat Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot pada Lansia Stroke: Laporan Kasus. Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan), 4(1), 45-49. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v4i1.958
-
Putri, P., Jawiah, J., & Azzahra, S. F. (2023). Penerapan Range Of Motion (Rom) Pasif Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Dalam Pemenuhan Kebutuhan Mobilitas Fisik. Jurnal'Aisyiyah Medika, 8(2). https://doi.org/10.36729/jam.v8i2.1123
-
Rosdiana, I., & Jannah, D. (2023). Pengaruh edukasi latihan pasien paska stroke dan kemandirian aktivitas kehidupan sehari-hari. Indonesian Journal of Community Services, 5(2), 147–155. https://doi.org/10.30659/ijocs.5.2.147-155
-
Sarah, S., & Hastuti, M. (2025). Implementasi Range of Motion (Rom) Untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Di Rs Islam Malahayati Medan. VitaMedica: Jurnal Rumpun Kesehatan Umum, 3(1), 40-52. https://doi.org/10.62027/vitamedica.v3i1.254
-
Tanzila, R. A., & Irfannuddin, I. (2015). Analisis Atrofi Otot Akibat Bedrest Lama pada Pasien Stroke di RSUD Palembang Bari. Syifa Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 6(1), 47-52. https://doi.org/10.32502/sm.v6i1.1379
-
Zela, N., & Badri, I. A. (2025). Aplikasi Tindakan ROM pada Lansia di Panti Werdha: Systematic Literature Review. Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan), 4(2), 180-186. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v4i2.1091
Most read articles by the same author(s)
- Salsa Bernadetha, Suri Salmiyati, Peningkatan kemampuan mengelola hipertensi pada lansia melalui edukasi kesehatan dan terapi nonfarmakologis , Journal of Nursing Management Issues: Vol. 3 No. 5 (2026): October Edition 2026
Similar Articles
- Salsa Bernadetha, Suri Salmiyati, Peningkatan kemampuan mengelola hipertensi pada lansia melalui edukasi kesehatan dan terapi nonfarmakologis , Journal of Nursing Management Issues: Vol. 3 No. 5 (2026): October Edition 2026
You may also start an advanced similarity search for this article.