Peningkatan kemampuan mengelola hipertensi pada lansia melalui edukasi kesehatan dan terapi nonfarmakologis

Salsa Bernadetha (Universitas Aisyiyah Yogyakarta)
Suri Salmiyati (Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta)
DOI: 10.56922/nmi.v3i5.4 Published: 2026-10-18 pp. 210-223
Full-Text Downloads:
Access and read the complete peer-reviewed article

Background: Hypertension is a chronic disease that may lead to complications in older adults if not properly managed. It may be accompanied by ineffective health management due to inadequate knowledge and adherence to a healthy lifestyle. Therefore, nursing care through health education and non-pharmacological therapy is needed to support blood pressure control.

Purpose: To improve patients’ ability to manage hypertension through the implementation of holistic nursing care, which includes assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation, with health education and non-pharmacological therapy as part of nursing interventions.

Methods: A case study approach involving one elderly patient with hypertension and ineffective health management in Bendungan Hamlet, Godean, Sleman, Yogyakarta, in 2025. Data were collected through interviews, observation, physical examination, and biopsychosocial and spiritual assessment.

Results: The nursing care provided improved the patient's knowledge of hypertension, its risk factors, and blood pressure prevention and control. The patient was able to explain the educational material, demonstrate how to prepare celery leaf decoction, and showed motivation to independently adopt a healthy lifestyle while monitoring blood pressure.

Conclusion: Planned and continuous nursing care, including the implementation of celery leaf decoction, effectively improved the patient’s ability to manage health and addressed ineffective health management in elderly patients with hypertension.

 

Keywords: Celery Leaf Decoction; Gerontic Nursing Care; Hypertension; Ineffective Health Management.

Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang berisiko menimbulkan komplikasi pada lansia jika tidak dikelola dengan baik. Kondisi ini dapat disertai manajemen kesehatan tidak efektif akibat kurangnya pengetahuan dan kepatuhan terhadap pola hidup sehat, sehingga diperlukan asuhan keperawatan melalui edukasi kesehatan dan terapi nonfarmakologis untuk mendukung pengendalian tekanan darah.

Tujuan: Untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam mengelola hipertensi melalui penerapan asuhan keperawatan secara holistik, mencakup pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi, dengan intervensi edukasi kesehatan dan terapi nonfarmakologis sebagai bagian dari tindakan keperawatan.

Metode: Penelitian studi kasus pada satu orang lansia dengan hipertensi dan masalah manajemen kesehatan tidak efektif di Dusun Bendungan, Godean, Sleman, Yogyakarta tahun 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta pengkajian biopsikososial dan spiritual.

Hasil: Penerapan asuhan keperawatan meningkatkan pengetahuan pasien tentang hipertensi, faktor risiko serta pencegahan dan pengendalian tekanan darah. Pasien mampu menjelaskan kembali materi edukasi, mempraktikkan pembuatan rebusan daun seledri, dan menunjukkan motivasi menerapkan pola hidup sehat secara mandiri dengan pemantauan tekanan darah.

Simpulan: Asuhan keperawatan yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, termasuk pemberian rebusan daun seledri, mampu meningkatkan kemampuan pasien dalam mengelola kesehatan dan mengatasi masalah manajemen kesehatan tidak efektif pada lansia hipertensi.

 

Kata kunci: Asuhan Keperawatan Gerontik; Hipertensi; Manajemen Kesehatan Tidak Efektif; Rebusan Daun Seledri

Peningkatan kemampuan mengelola hipertensi pada lansia melalui edukasi kesehatan dan terapi nonfarmakologis. (2026). Journal of Nursing Management Issues, 3(5), 210-223. https://doi.org/10.56922/nmi.v3i5.4
  1. Alfiyana, Z., Gunawan, B., & Hidayati, N. (2024). Pengaruh Rebusan Daun Seledri Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Tambak Beras Rt 01 Rw 03 Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Infokes, 14(1). https://doi.org/10.30643/infokesehatan.v14i1
  2. Ginting, A., Pakpahan, R. E., & Keliat, P. B. (2025). Pengaruh Pemberian Air Daun Seledri Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Wilayah Puskesmas Tiganderket Tahun 2024. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 2871-2879. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17962
  3. Handayani, I., & Wahyuni, S. (2021). Efektivitas daun seledri terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di puskesmas pembantu berngam kota Binjai tahun 2021. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 6(2), 112-118. https://doi.org/10.34008/jurhesti.v6i2.241
  4. Huwae, G., Sumah, D., Lilipory, M., Jotlely, H., & Nindatu, M. (2021). Pengaruh pemberian air rebusan daun seledri (Apium graveolens) terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Biofaal Journal, 2(2), 64-74.
  5. Istikomah, W. Z., Maryoto, M., & Ningrum, E. W. (2025). Edukasi Pembuatan Rebusan Daun Salam untuk Meningkatkan Pengetahuan dalam Upaya Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(5), 770-776. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v5i5.644
  6. Keswara, U. R., Cahyani, R., Martiani, D., Pratiwi, L. A., Apriyanti, A., Nopriani, N., & Hidayat, T. (2025). Penyuluhan kesehatan terapi hipertensi dengan air rebusan daun salam di Dusun 06 Sukajaya Lempasing Kota Bandar Lampung. Journal of Public Health Concerns, 5(2), 68-73. https://doi.org/10.56922/phc.v5i2.399
  7. Linawati, L., Sinaga, K., Surbakti, I. S., Sinaga, A., & Tumangger, A. S. (2024). Pengaruh Air Rebusan Daun Seledri pada Lansia Penderita Hipertensi di Puskesmas Rusip Provinsi Aceh Tahun 2022. Jurnal Medika Nusantara, 2(4), 172-181. https://doi.org/10.59680/medika.v2i4.1811
  8. Khamidah, S. (2024). Efikasi terapi komplementer rebusan herbal terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi: Literatur review. Journal of Bionursing, 6(2), 191-195. https://doi.org/10.20884/1.job.2024.6.2.13142
  9. Persatuan Perawat Nasional Indonesia. (2018). Standar diagnosis keperawatan Indonesia: Definisi dan indikator diagnostik (Edisi 1). Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.
  10. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia
  11. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.
  12. Purwono, J., Sari, R., & Nurjannah, S. (2024). Pengaruh Rebusan Daun Salam (Syzigium Polyanthum) Terhadap Penderita Hipertensi. Jurnal Wacana Kesehatan, 9(1), 9-17. https://doi.org/10.52822/jwk.v9i1.650
  13. Proboningsih, J., Najib, M., Ambarwati, R., Wuryaningsih, S. H., & Zamroni, M. (2024, December). Complementary Nursing Intervention Bay Leaves to Prevent Complications in Hypertension Patients at Surabaya. In Proceeding International Conference on Health Polytechnic Ministry of Health Surabaya. https://icohpsp.poltekkes-surabaya.ac.id/index.php/icohps/article/view/173
  14. Safitri, T., Nurhayati, I., & Rejo, R. (2024). Pengaruh Konsumsi Rebusan Daun Salam untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi pada Lansia: Literatur Review. Journal of Language and Health, 5(2), 543-550. https://doi.org/10.37287/jlh.v5i2.3576
  15. Sarumaha, M., & Sembiring, H. (2025). Pengaruh Rebusan Air Daun Salam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Pada Lansia di Desa Sampali. Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan), 4(2), 447-451. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v4i2.1258
  16. Suprapto, A. E. O., Qodir, A., & Wulandari, A. T. (2023). Pengaruh Infusa Daun Seledri (Apium Graveolens) Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Media Husada Journal Of Nursing Science, 4(3), 133-140. https://doi.org/10.33475/mhjns.v4i3.154
  17. Suyami, S., & Kusumaningrum, P. R. (2024). Edukasi Peningkatan Kesehatan Tentang Hipertensi Pada Lansia. WASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(02), 62-66. https://doi.org/10.61902/wasathon.v2i02.1006
  18. Talindong, A. (2025). Pengaruh Rebusan Daun Salam Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Baluase. KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 2(1), 118-130. https://doi.org/10.65175/kewinus.v2i1.36
  19. Windari, L., Astuti, D., & Puspasari, F. D. (2025). Gambaran Pemberian Rebusan Daun Seledri Pada Lansia Ny. M Dengan Hipertensi Di Desa Datar Wilayah Puskesmas Sumbang I Kabupaten Banyumas. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 2(1), 1-15. https://doi.org/10.62567/micjo.v2i1.374
  20. World Health Organization. (2023). Hypertension. Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
  21. Zakiudin, A., Karyawati, T., & Andita. (2025). Penyuluhan Tentang Hipertensi dan Pembuatan Obat Non Farmakologi Dengan Rebusan Daun Seledri di Desa Purwodadi Counseling on Hypertension and Making Non-Pharmacological Medicines with Celery Leaf Decoction in Purwodadi Village Hipertensi atau tekanan dara. https://doi.org/https://doi.org/10.62383/bersama.v2i3.1