Hubungan dukungan sekolah dengan kepatuhan minum obat tablet tambah darah pada siswi madrasah tsanawiyah

Putri Gusti Fatmawati (Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta)
Diah Nur Anisa (Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta)
Dwi Sri Handayani (Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta)
DOI: 10.56922/nmi.v3i5.5 Published: 2026-10-18 pp. 224-232
Full-Text Downloads:
Access and read the complete peer-reviewed article

Background: Anemia among adolescent girls remains a significant public health problem, often associated with low adherence to iron supplementation programs. School support is considered an important external factor that may influence students’ adherence behavior in consuming iron tablets regularly. However, adherence to iron supplementation among adolescent girls is still frequently reported as suboptimal.

Purpose: To determine the relationship between school support and adherence to iron tablet consumption among female students at MTS Pamulangan Yogyakarta.

Methods: A quantitative approach with a cross-sectional survey design. The sample consisted of 58 female students using a purposive sampling technique. Data collection questionnaires included school support and the Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8). Data were analyzed using the Spearman correlation test.

Results: The results of the study showed that most respondents had moderate school support (74.1%) followed by low school support (24.1%), and (1.7%) who received high school support, while the level of compliance with iron supplement tablet consumption was mostly in the moderate category of 53 female students (91.4%), while the low category was 3 female students (5.2%) and respondents with high compliance were only 2 female students (3.4%). The results of the Spearman correlation test showed a p value = 0.010 (p <0.05).

Conclusion: There is a relationship between school support and compliance with iron supplement tablet consumption among female students at Islamic Junior High Schools (MTS).

 

Keywords: Adherence; Adolescent Girls;  Anemia; Iron Supplementation; School Support.

 

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan sering dikaitkan dengan rendahnya kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah (TTD). Dukungan sekolah dipandang sebagai salah satu faktor eksternal yang dapat memengaruhi perilaku kepatuhan siswa dalam mengonsumsi TTD secara rutin. Namun, pada praktiknya tingkat kepatuhan remaja putri terhadap konsumsi TTD masih tergolong rendah.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara dukungan sekolah dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada siswi di Madrasah Tsanawiyah (MTS).

Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode survai desain cross-sectional. Sampel penelitian 58 siswi dengan teknik purposive sampling. Kuesioner pengumpulan data dukungan sekolah dan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8). Data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Spearman.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan sekolah kategori sedang (74.1%) diikuti oleh dukungan sekolah kategori rendah (24.1%), dan (1.7%) yang memperoleh dukungan sekolah dalam kategori tinggi, sedangkan tingkat kepatuhan konsumsi tablet tambah darah sebagian besar berada pada kategori sedang 53 siswi (91.4%) sedangkan kategori rendah berjumlah 3 siswi (5.2%) dan responden dengan kepatuhan kategori tinggi hanya 2 siswi (3.4%). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan dengan nilai p = 0.010 (p < 0.05).

Simpulan: Terdapat hubungan antara dukungan sekolah dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada siswi Madrasah Tsanawiyah (MTS).

 

Kata Kunci: Dukungan Sekolah; Kepatuhan; Tablet Tambah Darah; Remaja Putri; Anemia.

Hubungan dukungan sekolah dengan kepatuhan minum obat tablet tambah darah pada siswi madrasah tsanawiyah. (2026). Journal of Nursing Management Issues, 3(5), 224-232. https://doi.org/10.56922/nmi.v3i5.5
  1. Badriyah, L. (2024). Hubungan antara pengetahuan dan dukungan sekolah dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri (Studi di wilayah kerja SMP Yanmer Burneh Kabupaten Bangkalan) [Skripsi sarjana, STIKes Ngudia Husada Madura]. Repositori Universitas Ngudia Husada Mustofa. https://repository.universitasnhm.ac.id/id/eprint/1546/
  2. Demitri, A., Waruwu, D. W., Nababan, A. S. V., & Purba, T. H. (2023). Faktor resiko kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 2 Moro’o. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 34-41. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v6i5-si.332
  3. Isnaini, Y. S., Pihahey, P. J., Bahra, B., Mintaningtyas, S. I., Simanjuntak, M. K., & Fabanjo, I. J. (2024). Knowledge, attitude, practice and compliance to weekly iron supplementation among female public junior high school students in West Papua. Public Health of Indonesia, 10(4), 38-48. https://doi.org/10.36685/phi.v10i4.858
  4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Buku pedoman pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur. Diakses dari: https://ayosehat.kemkes.go.id/buku-pedoman-pencegahan-dan-penanggulangan-anemia-pada-remaja-putri-dan-wanita-usia-subur
  5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei kesehatan Indonesia tahun 2023. Kementerian Kesehatan RI. Diakses dari: https://kemkes.go.id/id/survei-kesehatan-indonesia-ski-2023
  6. Novita, H., Nurlina, N., & Suratmi, S. (2021). The obedience factors of teenage girls to consume iron tablet at SMK Negeri 1 Kedawung, Cirebon. Jurnal Kebidanan, 11(1), 23–33. https://doi.org/10.31983/jkb.v11i1.6368
  7. Nuradhiani, A., Briawan, D., & Dwiriani, C. M. (2017). Dukungan guru meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di Kota Bogor. Jurnal Gizi dan Pangan, 12(3), 153-160. https://doi.org/10.25182/jgp.2017.12.3.153-160
  8. Nurhayati, N. (2023). Hubungan Dukungan Sekolah Dengan Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah Pada Siswi Smp N 1 Lubuk Besar Tahun 2023 (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).
  9. Nurjanah, A., & Azinar, M. (2023). Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Remaja Putri pada Sekolah Percontohan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 7(2), 244-254. https://doi.org/10.15294/higeia.v7i2.64227
  10. Pou, R., Azhari, E. S., & Virzanisda, R. (2024). Dukungan guru terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah rutin remaja putri sekolah. Jurnal Penelitian Dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti, 9(1), 97-105. https://doi.org/10.25105/pdk.v9i1.16927
  11. Rahayuningtyas, D. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik konsumsi tablet tambah darah (ttd) remaja putri di wilayah kerja puskesmas gilingan kota surakarta (Doctoral dissertation, Diponegoro University).
  12. Renuati, I., Kusvitasari, H., Handayani, L., & Salmarini, D. D. (2025). Pengaruh edukasi dengan media poster terhadap kepatuhan minum tablet tambah darah pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Darul Azhar. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 11659–11667. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1922
  13. Runiari, N., & Hartati, N. N. (2020). Pengetahuan dengan kepatuhan minum tablet tambah darah pada remaja putri. Jurnal Gema Keperawatan, 13(2), 103-110. https://doi.org/10.33992/jgk.v13i2.1321
  14. Sari, M. (2020). Dampak anemia terhadap prestasi belajar remaja putri. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 10(2), 98–105. https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i2.551
  15. Sari, N., & Safriana, R. E. (2023). Literatur review: Hubungan pengetahuan dan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia defisiensi besi pada remaja putri. IJMT: Indonesian Journal of Midwifery Today, 2(2), 29-34. https://doi.org/10.30587/ijmt.v2i2.5729
  16. Silitonga, H. T. H., Salim, L. A., Nurmala, I., & Wartiningsih, M. (2023). Compliance of iron supplementation and determinants among adolescent girls: A systematic review. Iranian journal of public health, 52(1), 37. https://doi.org/10.18502/ijph.v52i1.11664
  17. Sulistyoningsih, H., Sriatmi, A., Kartini, A., & Musthofa, S. B. (2026). Effectiveness of Health Education on Iron Supplement Adherence Among Adolescent Girls: A Scoping Review. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 6(2), 248-266. https://doi.org/10.58545/jkki.v6i2.729
  18. Warjiman, W., Berniati, B., & Unja, E. E. (2022). Hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Sungai Bilu. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (Jksi), 7(2), 163-168. https://doi.org/10.51143/jksi.v7i2.366
  19. World Health Organization. (2024). Daily iron supplementation in adult women and adolescent girls. https://www.who.int/tools/elena/interventions/daily-iron-women
  20. Yanniarti, S., Yorita, E., & Efriani, R. (2024). Anemia pada remaja dan cara mengatasinya. Pekalongan: Penerbit NEM